Sabtu, 20 Juni 2015

‪#‎ZakatDEVELOPER‬

‪#‎ZakatDEVELOPER‬
Tulisan ini khusus kami persembahkan bagi para pebisnis property (termasuk diantaranya adalah para developer), dan umumnya bagi siapa saja yang berbisnis/berdagang.
Dari Samurah bin Jundab, ia berkata :
"Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami, untuk mengambil zakat dari semua yang kami persiapkan untuk dijual." (HR Abu Daud)
Harta perniagaan adalah sesuatu (selain uang) yang digunakan untuk menjalankan perdagangan, baik dengan pembelian ataupun penjualan, yang bertujuan memperoleh profit. Harta perniagaan meliputi semua barang yang bisa diperjualbelikan. Termasuk diantaranya tanah dan bangunan dalam bisnis property. Zakat perniagaan ini hukumnya wajib tanpa perselisihan sedikitpun dikalangan sahabat.
Ibnu Umar berkata,
"Tidak ada sehelai kertas maupun sehelai kain yang dimaksudkan untuk dijual, kecuali wajib dikeluarkan zakatnya."
NISHAB ZAKAT PERNIAGAAN
Nishab zakat perdagangan adalah apabila telah mencapai nilai nishab emas (20 dinar) atau telah mencapai nishab perak (200 dirham), tergantung mana yang terlebih dahulu mencapai nishab. Dalam konteks kekinian, nishab perak adalah lebih cepat dicapai. Jika 1 dirham setara dengan Rp 70.000, maka nishab perak adalah 200 dirham x Rp. 70.000 = Rp. 14 juta.
Artinya, seorang pengusaha atau pedagang atau saudagar bin pebisnis alias entrepreneur yang memiliki barang dagangan senilai Rp 14 juta dan telah mencapai haul (setahun) maka WAJIB HUKUMNYA mengeluarkan zakatnya sebesar 1/40 atau 2,5%-nya.
ZAKAT PROPERTY
Nah, sekarang mari kita lihat. Mana ada developer property (baik yang jual kaplingan, rumah ataupun ruko) yang nilai dagangannya di bawah 14 juta rupiah ?
Sekecil-kecilnya skala bisnis developer, rasanya mustahil niai jualannya dibawah nishob perak. Kalaupun ngakunya gak sampai segitu, bisa dipastikan jualannya bukan rumah manusia. Mungkin dia jual rumah keong atau rumah burung..kiki emotikon
Sekarang coba hitung, jika seorang developer skala kecil yg menjual 30 unit rumah murah dengan harga Rp. 200 juta per unitnya. Maka angkanya sudah mencapai Rp 6 Milyar. Berapa zakat yang wajib dikeluarkannya ? Jawabannya adalah Rp. 150 juta. Hukumnya WAJIB..!
Ingat, Khalifah Abu Bakar r.a pernah memerangi siapa saja yang enggan membayar zakat walaupun dia menunaikan sholat. Beliau memerangi siapa saja yang memisahkan kewajiban sholat dengan kewajiban zakat. Karena dua-duanya adalah kewajiban.
---
Jadi, jika ada developer muslim apalagi ngaku Developer berlabel Syariah tapi tidak mau membayar zakat propertinya, enaknya diapain ya..?
kiki emotikon


https://www.facebook.com/rosyid.aziz

Minggu, 19 April 2015

MEMBANGUN TEAM ONLINESHOP


Halo Pengusaha Online,
Saya sering sekali mendapatkan pertanyaan tentang bagaimana sih sebenarnya membangun dan membagi tim dalam onlineshop? Karena, untuk menghandle semua pekerjaan di Onlineshop dibutuhkan SDM yang  bisa bekerjasama dengan baik agar bisa menciptakan perputaran bisnis online yg baik.
Sebenarnya membangun team di onlineshop tidak jauh berbeda dari membangun team di bisnis offline. Bedanya adalah mediumnya saja alias banyak kegiatan ini dilakukan secara online dan sistematis tanpa bertemu dengan pelanggan langsung. Jadi ada beberapa team atau divisi yg berbeda dari bisnis offline.
So bagaimana cara membangun team dalam onlineshop?
Divisi Dalam Onlineshop:
Untuk membangun team, kita lihat dulu apa saja divisi yg dibutuhkan dalam onlineshop dan apa saja tugas divisi ini?
A. Divisini Customer Service & Customer Handling: adalah divisi yg bertanggung jawab dan menjalankan tugas sebagai pelayan untuk kostumer. Divisi CS ini biasanya menghandle beberapa tugas seperti:
1. Customer Handling: Yaitu menjawab segala pertanyaan pelanggan terkait produk, cara pembelian, atau komplain.
2. Purchasing (Pembelian): Untuk onlineshop yg single product & masih manual cara pembeliannya (tanpa sistem automatis) biasanya pembelian dilakukan PEMBELI dengan langsung menghubungi CS dengan Chatting, Telphone, SMS, atau Email. CS bertugas untuk menerima order, mengkonfirmasi, serta membuat purchase order ke divisi Gudang.
3. Menghandle segala komplain dari Pelanggan terkait pemakaian produk, pembelian, pengembalian barang dan meneruskannya ke divisi yg bertanggung jawab untuk komplain tersebut.
B. Divisi Marketing & Traffic & Research: yaitu divisi yg bertugas untuk beberapa hal terkait dengan pemasaran & riset seperti:
1. Membuat Promosi untuk Iklan serta mensetting semua iklan berbayar (Paid Traffic)
2. SEO Search Engine Optimization (Memaksimalkan Traffic dari Search Engine)
3. Update Konten ke Social Media seperti Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, Blog, dll (Updater)
4. Membuat Promo-promo bulanan
5. Riset Kompetitor, Riset Market, dan Riset Pelanggan
6. List Building (SMS, BBM, EMAIL)
7. Web development
C. Divisi Keuangan & Purchasing: Yaitu divisi yg bertugas untuk menghandle pemasukan, pengeluaran, dan pengadaan stock barang (pembelian stock dari distributor). Tugas divisi ini adalah:
1. Order Approval dari CS atau dari System untuk diteruskan ke divisi pengiriman & gudang.
2. Membuat laporan keuangan
3. Membeli produk dari Distributor
4. Mengatur bagaimana pemasukan & pengeluaran dapat di maksimalkan atau di minimalkan.
5. Mengorder barang ke supplier cepat (dropshipping) (apabila produk habis & order belum terhandle)
D. Divisi Gudang & Shipping: Yaitu divisi yg bertugas untuk mengirimkan order ke pelanggan. Tugas divisi ini adalah:
1. Mengatur stock di gudang
2. Mengirimkan barang ke Kurir (mengemas/packing, memaketkan)
3. Mengantarkan barang (bila COD)
E. Divisi Mangement Internal & Development: Yaitu divisi yg bertugas sebagai ‘management & decision maker’ setiap divisi diatas. Tugas divisi ini adalah:
1. Mengatur setiap divisi untuk bisa bekerja maksimal sebagai leader dimasing-masing divisi.
2. Merencanakan pembangunan bisnis kedepan.
3. Memberikan keputusan-keputusan cepat sesuai dengan kebutuhan onlineshop.
Dari 5 divisi diatas tentunya Anda sudah punya gambaran apa saja yg dibutuhkan dan siapa bertanggung jawab untuk pekerjaan Apa, tapi pertanyaan lain pun muncul, kan tidak semua bisnis online itu sama tahapan atau besarnya. Apakah memang dibutuhkan segitu banyak divisi atau orang? Bagaimana kalau saya masih baru?
Untuk itu… Ini adalah tips terbaiknya:
Membangun Team Dari 0
Saya ingat ketika pertama kali terjun kebisnis ini, saya adalah orang yg bekerja untuk semua divisi alias semua pekerjaan saya yg handle. Tapi setelah saya jalankan saya mulai membangun team sesuai dengan tahapan order di onlineshop saya, seperti ini:
1. Untuk order 1 – 15/hari saya masih bekerja sendiri dibantu adik saya. Yaitu menghandle semua pekerjaan divisi a b c sampai e.
2. Untuk order 15 – 25/hari, saya membutuhkan 1 orang untuk CS  & saya sebagai divisi marketing serta shipping.
3. untuk order 25 – 50 order, saya membutuhkan 2 orang CS, dan 2 marketing dan 1 orang untuk shipping.
4. Untuk order diatas 50 – 75/hari, saya membutuhkan 3 orang CS, 2 orang marketing dan 1 orang keuangan & purchaser dan 2 orang untuk shipping.
5. Dan seiring dengan perkembangan onlineshop maka jumlah orang dalam team semakin bertambah sesuai dengan kebutuhan masing-masing divisi.
Nah, gimana? Gampang kan Membangun team dalam onlineshop? asalkan memang Anda tau apa yg harus Anda capai dalam bisnis online sehingga kebutuhannya muncul sendiri untuk membangun team yg tangguh.
Yang terpenting adalah “Jangan pernah jadi SUPERMAN, tapi bangun SUPERTEAM” karena tugas Anda sebagai pebisnis adalah untuk menciptakan bisnis yg besar. Dan pastikan bisnis online Anda BESARRR!!!
Jika ada pertanyaan terkait masalah divisi-divisi dalam onlineshop, berikan komentar dan kita diskusikan dibawah ini…

Jumat, 17 April 2015

PERAN PEMUDA PEMUDI ISLAM DITANGANMU ADA PESAN HIDUP KEBANGKITAN ISLAM



Sesungguhnya yang diinginkan oleh Islam adalah sebagian besar waktumu,
hampir seluruh hartamu, dan segarnya masa mudamu,
Islam menghendaki dirimu, seluruhnya. Islam menghendaki saat kamu bertenaga, bukan saat sudah loyo.
Islam menghendaki masa mudamu, waktu kuatmu, masa perkasamu, dan bukan masa rentamu.
Islam menghendaki semua yang terbaik, termulia dan teragung darimu.
PERAN PEMUDA PEMUDI ISLAM
DITANGANMU ADA PESAN HIDUP
KEBANGKITAN ISLAM

Selasa, 07 April 2015

Ust. Bachtiar Nasir | JADILAH PEDAGANG SEPERTI PEJUANG



Ust. Bachtiar Nasir dalam Penutupan Pesta Wirausaha Indonesia Juara MEA di Gedung Sasono Langen Budoyo, TMII, mengajak para pengusaha muslim untuk menjadi "Pedagang Seperti Pejuang".
(Ahad, 5 April 2015)